KARMA?

March 25th, 2008

Pagi ini seorang kakek-kakek hendak turun tangga warung sebelah rumah saya. Tangan kirinya memegang tongkat, tangan kanannya memegang sebungkus makanan. Saya membantunya turun 5 anak tangga, lalu saya berangkat ke kantor. Sepanjang jalan hari ini, saya naik turun bis 2 kali, dengan mudah dan sopan supir bis metromini dan kopaja berhenti tepat di halte sesuai permintaan saya. KARMA?

Setiap kali pacaran saya lebih sering memutuskan pacar saya duluan. Setelah pacar saya yang terakhir, saya tidak berpacaran selama tujuh tahun setelah itu. Ketika tiba-tiba saya berpacaran, saya diputuskan oleh satu orang yang sama dalam kurun waktu satu tahun. KARMA?

Setiap kali naik taksi, saya melebihkan sekitar Rp 500,- - Rp 1.000,- dari angka yang tertera di argo. Suatu kali saya naik taksi dari Mampang ke Ambasador dalam keadaan lalu lintas padat. Sesampainya di Ambasador, supir taksi tidak punya kembalian untuk uang saya yang Rp 50.000,-. Tidak ada seorang tukang jualan pun yang mau menukarnya untuk kembalian. Pak supir akhirnya menyuruh saya turun tanpa membayar. KARMA?

Saya pernah sekali membohongi pacar saya. Suatu kali saya dibohongi oleh pacar saya mentah-mentah dan saya mengetahuinya. KARMA?

Saya senang membaca. Hampir semua hal saya baca. Ternyata ketika menulis, tulisan saya dibaca orang. KARMA?

More of Less

March 11th, 2008

You took the bait
You let them
You let them get to you
You let them get you, exactly where they want you to be
Send you, exactly where they want you to go:
Helplessness
Obedience
Trapped
Bitterness
Powerless
Intensely so, that you are left hollow.
Dreamless
Hopeless
Listless
Selfless

It’s not right, it’s not right
Because you
You, have the right to have a right
To develop
To flourish
To say no
To say it’s enough

Enough to their shiny Jaguar while you’re licking food off the altar
Enough to the fashionable zombies while you’re sewing up tattered freebies
Enough to the empty blabber of socialite madmen while you’re faking an ‘Amen’

There’s nothing wrong with wanting what’s right
But there’s nothing right with whining what’s wrong
Because that’s exactly where they want you to be
That’s exactly what they want you to feel
So you can be:
Choiceless
Helpless
Motionless

Hear the echoes of more of the gripping less-es
And swallowing less of what could have been more

Stop, you should say stop
Because you have the right to have what’s right
Free set yourself free
Because you’re right is to be exactly where you want yourself to be
Then they should see
How powerful you can be when you’re free
When you are free